Sumedang || Datanewsonline.com — Ketua Umum Barisan Maung Bapa Aing (BMBA) Ade Arifin telah resmi mendaftarkan Perkumpulan Barisan Maung Bapa Aing ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang pada Senin, 26 Oktober 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya organisasi untuk memperkuat tertib administrasi, membangun tata kelola organisasi yang baik, serta meningkatkan peran nyata BMBA dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Pendaftaran tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar BMBA untuk melangkah lebih maju dengan menjunjung tinggi nilai persaudaraan, kebersamaan, tanggung jawab, serta komitmen terhadap tujuan organisasi sebagaimana tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Kehadiran BMBA di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang mampu memberikan manfaat melalui kegiatan pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, kegiatan sosial, pelestarian lingkungan hidup, serta pelestarian budaya leluhur sebagai identitas daerah.
Ade Arifin selaku Ketua Umum BMBA menginginkan BMBA harus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Ketua Umum BMBA Ade Arifin, mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk menjadikan pendaftaran organisasi ini sebagai awal dari langkah yang lebih besar dalam membangun organisasi yang solid, tertib, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Pendaftaran ini hendaknya menjadi penyemangat bagi seluruh keluarga besar Barisan Maung Bapa Aing untuk terus bergerak bersama. Jangan hanya bangga dengan nama organisasi, tetapi buktikan melalui kerja nyata, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat. Kita harus menjaga persatuan, memegang teguh amanah, serta menjalankan organisasi sesuai AD/ART dan tujuan yang telah disepakati bersama.”jelas Ade Arifin Ketua Umum BMBA.
Ade Arifin juga menekankan bahwa kekuatan BMBA terletak pada persatuan dan kesediaan seluruh anggota untuk saling mendukung. Perbedaan latar belakang tidak boleh menjadi penghalang untuk bekerja sama, melainkan harus menjadi kekuatan dalam mewujudkan program-program organisasi.
Menurutnya semangat yang diusung BMBA, persaudaraan bukan sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, saling membantu, dan saling menguatkan dalam setiap langkah pengabdian.
Basirun selaku Wakil Ketua Umum BMBA berharap semua anggota BMBA tetap menjaga kekompakan, kekeluargaan, dan solideritas organisasi yang tinggi
Wakil Ketua Umum BMBA Basirun mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi, serta membangun komunikasi yang baik di setiap tingkatan organisasi.
“Kita harus tetap kompak, saling menghargai, dan saling menguatkan. Organisasi yang besar bukan hanya dilihat dari banyaknya anggota, tetapi dari kekuatan persatuan, kekeluargaan, kedisiplinan, dan kesungguhan anggotanya dalam menjalankan tanggung jawab. Mari kita jadikan BMBA sebagai rumah bersama yang menjunjung tinggi persaudaraan dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.”papar Basirun Waka BMBA
Basirun juga mengingatkan pentingnya membangun budaya organisasi yang mengedepankan musyawarah, menghormati mekanisme kepengurusan, dan menyelesaikan setiap persoalan secara bijaksana sesuai ketentuan AD/ART.
Dengan soliditas yang kuat, BMBA diharapkan mampu menjalankan program secara terarah, menghindari perpecahan, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui tindakan yang positif dan bertanggung jawab.
Asdinur sangat berharap BMBA bisa memperkuat dalam administrasi, koordinasi, dan tanggung jawab bersama.
Sekretaris Umum BMBA, Asdinur, menegaskan pentingnya tertib administrasi dan keselarasan langkah seluruh pengurus dalam menjalankan roda organisasi.
“Pendaftaran organisasi harus menjadi motivasi bagi kita untuk semakin tertib dalam administrasi, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan program. Mari kita bangun BMBA dengan komunikasi yang terbuka, pencatatan organisasi yang baik, serta pelaksanaan keputusan yang sesuai dengan aturan dan mekanisme organisasi.”tutur Ady sapaan Asdinur Sekretaris Umum BMBA.
Asdinur mengajak seluruh jajaran pengurus untuk memastikan bahwa setiap kegiatan dilaksanakan secara terencana, memiliki tujuan yang jelas, serta dapat dipertanggungjawabkan. Administrasi yang tertib dan komunikasi yang baik merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan organisasi dan mendukung pelaksanaan program sesuai AD/ART.
Ia juga mendorong seluruh anggota untuk terus menjaga nama baik BMBA, baik dalam kegiatan internal maupun ketika berinteraksi dengan masyarakat, pemerintah, dan organisasi lainnya.
Deni Abdullah sebagai bendahara BMBA harus mengedepankan amanah, transparan, dan bertanggung Jawab
Bendahara II BMBA, Deni Abdullah, turut menyampaikan semangat dan dukungannya atas langkah Ketua Umum Ade Arifin dalam mendaftarkan Perkumpulan Barisan Maung Bapa Aing ke Kesbangpol Kabupaten Sumedang. Menurutnya, momentum ini harus menjadi dorongan bagi seluruh jajaran pengurus untuk semakin memperkuat komitmen, menjaga kepercayaan, dan membangun organisasi yang sehat serta bertanggung jawab.
“Sebagai bagian dari keluarga besar BMBA, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan. Mari kita bekerja bersama dengan penuh kejujuran, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab. Setiap tugas, sekecil apa pun, harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh demi kemajuan organisasi dan manfaat bagi masyarakat.”jelas Deni Abdullah Bemdahara BMBA
Deni Abdullah juga menekankan bahwa pengelolaan keuangan organisasi harus senantiasa berpedoman pada AD/ART dan ketentuan internal yang berlaku, mengedepankan prinsip kehati-hatian, keterbukaan, serta pertanggungjawaban sesuai kewenangan masing-masing pengurus.
Ia berharap seluruh anggota BMBA terus menjaga kekompakan dan mendukung program organisasi dengan semangat gotong royong. Menurutnya, organisasi yang kuat dibangun bukan hanya melalui kebersamaan dalam ucapan, tetapi juga melalui kepercayaan, kerja nyata, dan kesediaan setiap anggota untuk menjalankan amanahnya dengan baik.
“Jangan pernah lelah berbuat baik dan jangan ragu untuk berkontribusi. Mari kita besarkan BMBA dengan persaudaraan, kejujuran, dan pengabdian. Semoga setiap langkah yang kita lakukan membawa manfaat bagi organisasi dan masyarakat luas,” harap Deni Bendahara BMBA.
Heri Yusuf sebagai Dewan Pembina BMBA menyampaikan harapan kedepannya BMBA menjadikan AD/ART sebagai pedoman dan menjaga marwah organisasi
Pembina BMBA, Heri Yusuf, memberikan arahan agar seluruh pengurus dan anggota menjadikan AD/ART sebagai pedoman utama dalam menjalankan organisasi. Setiap langkah dan keputusan hendaknya berorientasi pada tujuan organisasi, mengedepankan musyawarah, serta dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
“Organisasi harus dibangun dengan niat yang baik, aturan yang jelas, dan perilaku yang dapat menjadi teladan. Saya berharap seluruh pengurus dan anggota BMBA menjaga marwah organisasi, menghormati AD/ART, memelihara persatuan, serta tidak menjadikan organisasi sebagai tempat untuk mencari kepentingan pribadi. Utamakan pengabdian, kejujuran, dan manfaat bagi masyarakat.”arahan Heri Yusuf.
Heri Yusuf juga mengarahkan agar BMBA terus memperkuat peran sosialnya, membangun hubungan yang baik dengan pemerintah dan elemen masyarakat, serta mengembangkan program yang sesuai dengan visi dan misi organisasi.
Ia menekankan bahwa setiap anggota memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik organisasi melalui perilaku yang santun, sikap yang bijaksana, dan tindakan yang mencerminkan nilai-nilai persaudaraan.
Komitmen BMBA untuk Pengabdian dan Pelestarian Budaya
Pendaftaran ke Kesbangpol Kabupaten Sumedang menjadi momentum bagi BMBA untuk memperkuat komitmen terhadap visi dan misi organisasi, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kegiatan sosial, pelestarian lingkungan hidup, dan pelestarian budaya leluhur.
BMBA diharapkan dapat terus membangun sinergi dengan masyarakat, pemerintah, serta berbagai pihak yang memiliki tujuan sejalan dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dan sejahtera.
Semangat tersebut selaras dengan nilai persaudaraan yang diusung BMBA:
“Dulur Jauh Dijugjug, Dulur Dekeut Diaskeun. Silih Asih, Silih Asuh, Silih Asah.”
Filosofi ini mengandung pesan bahwa persaudaraan harus diwujudkan dengan saling mengasihi, saling membimbing, dan saling mencerdaskan. Kedekatan bukan hanya diukur dari jarak, melainkan dari kepedulian dan kesediaan untuk hadir ketika sesama membutuhkan.
Melangkah Bersama, Mengabdi untuk Masyarakat
Dengan semangat pendaftaran organisasi ini, seluruh keluarga besar Barisan Maung Bapa Aing diharapkan semakin mantap dalam menjalankan amanah organisasi, memperkuat persatuan, serta melaksanakan program-program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Bagi BMBA, kemajuan organisasi bukan semata-mata tentang pengakuan administratif, tetapi juga tentang seberapa besar kontribusi yang dapat diberikan kepada masyarakat, seberapa kuat persaudaraan yang dijaga, dan seberapa konsisten nilai-nilai organisasi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Barisan Maung Bapa Aing — Bersatu dalam Persaudaraan, Bergerak dalam Pengabdian, dan Berkarya untuk Masyarakat.
Redaksi












