Tapanuli Tengah,Datanewsonline com || Masyarakat Kecamatan Pasaribu Tobing, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dihebohkan oleh dugaan kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang melibatkan seorang oknum kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial JH.
Modus Operandi dan Kronologi
Berdasarkan keterangan warga setempat, dugaan perbuatan cabul tersebut terjadi di rumah pribadi terduga pelaku. JH diduga merayu korbannya—seorang anak perempuan berusia sekitar 9 tahun—dengan iming-iming uang jajan.
Modus yang digunakan pelaku meliputi permintaan agar korban melepas pakaian untuk difoto, serta melakukan tindakan lain yang mengarah pada pelecehan seksual.
Respons dan Kekhawatiran Warga
Sejumlah warga mengaku telah mendapat informasi bahwa kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak berwajib di Polres Tapanuli Tengah. Kendati demikian, warga menyuarakan keresahan karena terduga pelaku disebut masih beraktivitas seperti biasa di lingkungan tempat tinggalnya.
“Kami dengar pelaku itu sudah dilaporkan ke polisi. Kami khawatir jika persoalan ini tidak segera ditindaklanjuti,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis (22/10/2026).
Tanggapan Dinas Pendidikan Tapanuli Tengah
Menanggapi informasi yang beredar di tengah masyarakat tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Tapanuli Tengah, Johannes Simanjuntak, memberikan konfirmasi saat dihubungi melalui pesan WhatsApp pada Jumat (23/10/2026) pukul 14.18 WIB.
“Sudah diproses dan sudah kita naikkan ke Inspektorat,” jawab Johannes kepada awak media. (Jh)
Sumber : RH Deteksi.co












